Menang yang Menyakitkan: Persib Bandung Unggul 1-0 di GBLA Namun Tersingkir, Kericuhan Pecah di Akhir Laga

Menang yang Menyakitkan: Persib Bandung Unggul 1-0 di GBLA Namun Tersingkir, Kericuhan Pecah di Akhir Laga

koranpos.my.id
Penulis: Lukman Yuli Prasetyo
Editor: Akim Amiruloh
Diterbitkan: 19 Februari 2026 , 00.23 WIB
Suasana stadion GBLA yang mencekam saat sejumlah oknum suporter turun ke lapangan setelah peluit panjang pertandingan Persib melawan Ratchaburi FC.
Foto: Suasana stadion GBLA yang mencekam saat sejumlah oknum suporter turun ke lapangan setelah peluit panjang pertandingan Persib melawan Ratchaburi FC. (koranpos.my.id/dok Adam Husein)
BANDUNG – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang seharusnya menjadi saksi perjuangan heroik Persib Bandung, justru berakhir dengan catatan kelam. Meski berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas wakil Thailand, Ratchaburi FC, tim kebanggaan Jawa Barat ini harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kompetisi dengan agregat 1-3. Kekecewaan yang mendalam dari tribun penonton memicu insiden kericuhan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Persib Bandung sebenarnya tampil menekan sejak menit awal guna mengejar ketertinggalan dua gol di leg pertama. Gol tunggal yang tercipta pada babak kedua sempat memberikan harapan bagi ribuan Bobotoh yang memadati stadion. Namun, rapatnya barisan pertahanan Ratchaburi FC membuat "Maung Bandung" kesulitan menambah pundi-pundi gol.


Dengan total agregat 1-3, Ratchaburi FC berhak melenggang ke babak berikutnya, sementara langkah Persib terhenti di kandang sendiri. Ketidakpuasan terhadap hasil akhir dan beberapa keputusan di lapangan diduga menjadi pemicu aksi turunnya sejumlah oknum penonton ke area rumput. Aksi Turun Lapangan: Beberapa saat setelah laga usai, pagar pembatas di beberapa tribun terlihat dijebol oleh massa. Konfrontasi dengan Petugas: Petugas keamanan segera bertindak cepat untuk melindungi pemain kedua tim masuk ke ruang ganti, namun gesekan fisik antara petugas dan oknum suporter tak terelakkan.
Lemparan Botol: Selain aksi turun ke lapangan, lemparan botol dari arah tribun juga mewarnai kekacauan di area sentelban. Insiden ini mencoreng citra positif pendukung sepak bola Bandung yang selama ini dikenal militan namun tertib. Pihak manajemen Persib Bandung diprediksi akan menghadapi sanksi berat dari penyelenggara kompetisi akibat kegagalan mengendalikan massa. 
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan evaluasi dan identifikasi terhadap oknum-oknum yang dianggap sebagai provokator kericuhan. Pengamanan di sekitar area GBLA pun diperketat hingga situasi benar-benar kondusif.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

News

Health