Tragedi di Jalur Kemranjen-Sumpiuh: Bus Sumber Alam Oleng, Dua Nyawa Melayang dalam Tabrakan Beruntun

Tragedi di Jalur Kemranjen-Sumpiuh: Bus Sumber Alam Oleng, Dua Nyawa Melayang dalam Tabrakan Beruntun

koranpos.my.id
Penulis: Lukman Yuli Prasetyo
Editor: Akim Amiruloh
Diterbitkan: 13 Februari 2026 , 21.54 WIB
Kondisi bagian depan Bus Sumber Alam dan truk box yang ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kemranjen-Sumpiuh, Banyumas.
Foto: Kondisi bagian depan Bus Sumber Alam dan truk box yang ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kemranjen-Sumpiuh, Banyumas.

BANYUMAS – Jalur utama yang menghubungkan Kemranjen dan Sumpiuh kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit bus antarkota, truk box, dan satu sepeda motor terjadi pada Kamis malam (12/2/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Insiden maut ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa yang terjadi saat kondisi jalan mulai gelap tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Tengah, sementara tim medis dan kepolisian berupaya mengevakuasi para korban yang terjepit di antara kabin kendaraan.

Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, insiden bermula saat Bus Sumber Alam melaju dengan kecepatan sedang. Saat melintas di lokasi kejadian, bus diduga mengalami selip yang mengakibatkan kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan (masuk ke jalur lawan).

Nahas, dari arah berlawanan muncul sebuah truk box. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tidak dapat terhindarkan. Benturan keras tersebut juga berimbas pada seorang pengendara sepeda motor yang berada tepat di belakang truk box, yang tidak sempat melakukan pengereman hingga menabrak bagian belakang truk.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini memakan tiga korban utama. Dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah pada bagian kepala dan dada, sementara satu korban lainnya saat ini masih dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Identitas para korban masih dalam proses pendataan oleh unit Laka Lantas setempat untuk kemudian diinformasikan kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas sedang mendalami apakah kecelakaan dipicu oleh kegagalan mekanis pada bus, kondisi jalan yang licin, atau murni faktor kelalaian manusia (human error).

"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini. Fokus utama kami adalah mengevakuasi bangkai kendaraan agar arus lalu lintas kembali normal," ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari atau saat kondisi cuaca tidak menentu. Menjaga jarak aman dan memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima menjadi kunci utama untuk menghindari tragedi serupa di jalan raya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

News

Health