Sindir Pengkritik Makan Bergizi Gratis, Prabowo ke Qodari: "Kumpulkan Video yang Ramalkan Kita Gagal"

Sindir Pengkritik Makan Bergizi Gratis, Prabowo ke Qodari: "Kumpulkan Video yang Ramalkan Kita Gagal"

koranpos.my.id
Penulis: Lukman Yuli Prasetyo
Editor: Akim Amiruloh
Diterbitkan: 13 Februari 2026 , 13.08 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan resmi, menyinggung soal kumpulan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan resmi, menyinggung soal kumpulan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan pernyataan menarik terkait dinamika kritik terhadap program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam sebuah kesempatan terbaru, Prabowo secara khusus meminta penasihat politiknya, Muhammad Qodari, untuk mengumpulkan rekaman video dari pihak-pihak yang meragukan hingga menghujat program tersebut.

Pernyataan ini mencuri perhatian publik karena menunjukkan gaya kepemimpinan Prabowo yang justru ingin menjadikan kritik tajam sebagai "pengingat" harian dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menjadikan Kritik Sebagai Bahan Bakar

Prabowo menyoroti adanya narasi yang menyebut bahwa program MBG adalah bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia. Alih-alih merasa tersinggung, ia justru ingin mendokumentasikan pernyataan-pernyataan pesimistis tersebut.

"Pak Qodari, tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia', aku minta, biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat," ujar Prabowo dengan nada tegas namun tenang.

Langkah ini dipandang sebagai cara Prabowo untuk tetap membumi dan mengingat janji politiknya di tengah gelombang skeptisisme. Ia seolah ingin membuktikan melalui hasil kerja nyata bahwa kekhawatiran para kritikus tersebut tidak berdasar.

Permintaan unik Prabowo ini memicu berbagai tanggapan dari pengamat politik dan masyarakat:

  1. Motivasi Diri (Self-Motivation): Pengamat menilai ini adalah bentuk strategi psikologis. Dengan melihat kritik setiap malam, Prabowo menempatkan dirinya dalam posisi "tertantang" untuk memastikan program MBG sukses besar demi membungkam keraguan tersebut.

  2. Transparansi dan Akuntabilitas: Di sisi lain, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah menyadari adanya resistensi. Namun, tantangan terbesarnya adalah apakah kumpulan video tersebut benar-benar menjadi bahan evaluasi kebijakan atau hanya sekadar koleksi sentimental.

  3. Gaya Kepemimpinan yang Unik: Jika pemimpin lain cenderung menghindari "konten negatif", Prabowo justru menjemputnya. Ini memperkuat citranya sebagai sosok yang tidak antikritik, melainkan sosok yang menyimpan kritik tersebut sebagai catatan sejarah yang ingin ia patahkan.

Program Makan Bergizi Gratis memang terus menjadi perdebatan hangat, terutama terkait anggaran dan skema distribusi. Dengan permintaan pengumpulan video kritik ini, publik kini menunggu bagaimana hasil akhir dari program MBG. Apakah video-video "ramalan gagal" tersebut nantinya akan menjadi bukti kesalahan pengamat, atau justru menjadi peringatan yang terbukti di kemudian hari?

Satu hal yang pasti, Prabowo Subianto telah menegaskan posisinya: ia mendengarkan, ia mencatat, dan ia siap membuktikan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

News

Health