koranpos.my.id
JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari institusi pengawal kebencanaan nasional. Daryono, sosok yang selama ini menjadi wajah terdepan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan informasi cepat terkait gempa bumi dan tsunami, dikabarkan telah resmi mengundurkan diri. Tak hanya mundur dari jabatannya, pakar yang dikenal sangat aktif di media sosial ini juga mengajukan permohonan pensiun dini.
Diterbitkan: 14 Februari 2026 , 13.11 WIB
Langkah ini menandai berakhirnya pengabdian panjang seorang teknokrat yang telah menjadi tumpuan informasi bagi jutaan masyarakat Indonesia setiap kali getaran bumi melanda kepulauan ini.
Keputusan Pensiun Dini: Sebuah Kehilangan Besar
Keputusan Pensiun Dini: Sebuah Kehilangan Besar
Selama menjabat sebagai Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono bukan sekadar pejabat struktural. Ia adalah edukator publik yang mampu menyederhanakan istilah saintifik yang rumit menjadi informasi yang mudah dicerna oleh masyarakat awam. Kecepatan dan ketepatannya dalam memvalidasi data real-time menjadikannya referensi utama media massa nasional maupun internasional.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan pengunduran diri dan pensiun dini ini diambil atas dasar pertimbangan pribadi. Hingga saat ini, pihak BMKG maupun Daryono belum memberikan pernyataan mendalam mengenai alasan di balik langkah drastis ini, namun surat pengajuan tersebut dilaporkan telah masuk ke meja pimpinan.
Dedikasi Tanpa Batas di Garis Depan Bencana
Dedikasi Tanpa Batas di Garis Depan Bencana
Sosok Daryono melekat kuat dengan frasa "update gempa". Melalui akun media sosial pribadinya, ia seringkali memberikan penjelasan teknis bahkan di jam-jam istirahat saat terjadi gempa signifikan. Dedikasinya dalam meluruskan hoaks kebencanaan seringkali menyelamatkan publik dari kepanikan yang tidak perlu.
Kepergian Daryono dari BMKG menimbulkan ruang kosong yang besar. Bagi rekan sejawat, ia adalah mentor yang disiplin terhadap data. Bagi netizen, ia adalah "penenang" di saat bumi berguncang. Transformasi sistem diseminasi informasi gempa di BMKG saat ini tak lepas dari peran besar ide-ide segarnya yang mengedepankan transparansi dan kecepatan.
Tanggapan Publik: Terima Kasih, Pak Daryono
Tanggapan Publik: Terima Kasih, Pak Daryono
Berita pengunduran diri ini langsung memicu reaksi luas di berbagai platform digital. Banyak pihak menyayangkan keputusan tersebut mengingat Indonesia merupakan negara yang berada di zona Ring of Fire yang sangat membutuhkan sosok ahli dengan kemampuan komunikasi publik sekaliber dirinya.
Kini, publik menunggu siapa sosok yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di Pusat Gempabumi dan Tsunami. Namun, satu hal yang pasti, standar tinggi dalam keterbukaan informasi bencana yang telah diletakkan oleh Daryono akan selalu menjadi acuan bagi institusi tersebut di masa depan. Selamat memasuki masa purnatugas, Pak Daryono. Terima kasih atas dedikasi yang tak pernah tidur untuk keamanan bangsa.
Tags
Berita BMKG Terbaru
Daryono BMKG Mundur
Nasional
Pakar Gempa Indonesia
Pensiun Dini Daryono
Profil Daryono BMKG
Tokoh Mitigasi Bencana