BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus bergerak cepat memperluas jejaring kerja sama internasional demi mengakselerasi pembangunan daerah. Terbaru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerima kunjungan delegasi perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia di Gedung Sate, Bandung, pada Kamis (5/2/2026).
Pertemuan bilateral ini membahas sejumlah peluang kerja sama strategis yang mencakup empat sektor vital: pendidikan, lingkungan hidup, transportasi modern, serta pengembangan potensi wilayah pesisir.
Fokus Utama: Transportasi dan Ekonomi Biru
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Kang Dedi—sapaan akrab Gubernur—menekankan pentingnya adopsi teknologi transportasi Inggris yang dikenal efisien dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi Jabar untuk mengurangi emisi karbon di kawasan metropolitan Bandung Raya dan Rebana.
"Inggris memiliki pengalaman panjang dalam sistem transportasi publik dan manajemen maritim. Kita ingin teknologi tersebut bisa dikolaborasikan dengan kebutuhan Jawa Barat, khususnya untuk menata konektivitas antarwilayah dan pengembangan ekonomi biru di pesisir utara maupun selatan," ujar Dedi Mulyadi usai pertemuan.
Isu pengembangan wilayah pesisir menjadi sorotan khusus. Pemprov Jabar ingin mengoptimalkan potensi garis pantai yang panjang tidak hanya untuk pariwisata, tetapi juga sebagai pusat energi terbarukan dan pelabuhan berstandar internasional.
Pendidikan dan Lingkungan Jadi Prioritas
Selain infrastruktur, pertemuan ini juga menyepakati penjajakan kerja sama di bidang pendidikan. Dedi Mulyadi mendorong adanya program pertukaran pelajar dan pelatihan vokasi (vocational training) bagi pemuda Jawa Barat agar memiliki daya saing global. Inggris menawarkan kurikulum berbasis industri yang dinilai cocok untuk menekan angka pengangguran di Tanah Pasundan.
Di sektor lingkungan, kedua belah pihak membahas solusi pengelolaan limbah modern (waste-to-energy) yang telah sukses diterapkan di kota-kota besar Inggris. Hal ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi permasalahan sampah regional di Jawa Barat.
Komitmen Jangka Panjang
Perwakilan Kedubes Inggris menyambut positif inisiatif Dedi Mulyadi yang dinilai memiliki visi progresif namun tetap berpijak pada nilai kultural. Pihak Inggris berkomitmen untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan kajian teknis (feasibility study) dalam waktu dekat.
"Jawa Barat adalah mitra kunci bagi Inggris. Kami melihat potensi besar di sini, dan kami siap mendukung transisi Jawa Barat menuju provinsi yang lebih hijau dan cerdas," ungkap perwakilan delegasi Inggris.
Kerja sama ini diharapkan dapat segera dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) pada pertengahan tahun 2026, sebagai kado bagi pembangunan Jawa Barat yang lebih maju dan mendunia.
Poin Kerja Sama Pemprov Jabar - Inggris
| Sektor | Rencana Strategis |
| Transportasi | Modernisasi angkutan umum & teknologi rendah emisi. |
| Pesisir | Pengembangan Blue Economy & infrastruktur maritim. |
| Pendidikan | Beasiswa, pertukaran pelajar & pendidikan vokasi. |
| Lingkungan | Pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy). |