BOBOTSARI – Di tengah duka bencana yang menyelimuti wilayah Purbalingga, titik terang kemanusiaan muncul dari Desa Gandasuli, Kecamatan Bobotsari. Secara swadaya, warga dari berbagai RT dan RW bersatu mengumpulkan donasi dalam dua tahap untuk meringankan beban para korban banjir.
Aksi yang digerakkan oleh semangat persaudaraan ini menghasilkan bantuan yang sangat beragam, mulai dari kebutuhan pokok (sembako), perlengkapan sanitasi, alat kebersihan, hingga uang tunai jutaan rupiah.
Tahap Pertama: Teladan dari Pimpinan Desa
Pada penyaluran tahap pertama, aksi donasi dibuka langsung oleh jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat. Kepala Desa Gandasuli beserta Ibu Kades menyumbangkan 50 kg beras, pakaian baru, serta pakaian layak pakai. Langkah ini diikuti oleh perangkat desa lainnya dan warga secara personal.
Tercatat, hasil jimpitan warga menyumbang Rp300.000, sementara donatur perorangan seperti Bu Nani, Bu Oktin, Bu Dian, dan lainnya turut memberikan uang tunai dan perlengkapan ibadah seperti sarung serta mukena. Kelompok PKK RT 2/3 juga berkontribusi besar dengan menyalurkan puluhan botol air mineral dan minyak goreng.
Tahap Kedua: Solidaritas Masif antar RT
Memasuki tahap kedua, gelombang bantuan semakin besar dan merata dari seluruh wilayah RT di Desa Gandasuli. Uniknya, bantuan yang diberikan sangat detail mencakup kebutuhan harian pengungsi:
Bahan Pangan & Bumbu Dapur: Warga RT 03/04, RT 01/02, dan RT 03/03 secara khusus mengirimkan bumbu dapur, bawang merah, bawang putih, hingga cabai untuk memastikan asupan gizi di dapur umum terjaga.
Alat Kebersihan & Pertukangan: Warga RT 1/5 dan RT 1 RW 5 mengirimkan alat kerja bakti berupa pacul dan sekop, serta alat rumah tangga seperti ember, gayung, hanger, dan baskom guna membantu proses pembersihan rumah pasca-banjir.
Donasi Uang Tunai: Terkumpul donasi signifikan, di antaranya dari warga RT 2/2 sebesar Rp1.050.000, warga RT 1 RW 5 sebesar Rp1.000.000 dari kas RT, serta RT 01/01 sebesar Rp600.000.
Bantuan untuk Anak-Anak dan Pendidikan
Tak luput dari perhatian, bantuan berupa pakaian sekolah, buku, hingga selimut dan handuk juga disalurkan. Kehadiran lilin dari donasi warga RT 03/04 menunjukkan kepekaan mereka terhadap kondisi listrik yang mungkin padam di area terdampak.
"Ini adalah bukti bahwa warga Gandasuli memiliki rasa empati yang luar biasa. Meski kami tidak terdampak langsung, tapi penderitaan saudara kami di bawah (lereng/bantaran sungai) adalah duka kami juga," ungkap salah satu pengurus lingkungan di Gandasuli.
Daftar Lengkap Partisipasi Warga Gandasuli
Partisipasi masif ini menunjukkan koordinasi yang rapi di tingkat akar rumput. Mulai dari Bu Mahini, Bu Rina, hingga seluruh warga di RW 5 dan RT-RT lainnya, semuanya bergerak dalam satu komando kemanusiaan.
Bantuan ini rencananya akan segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian paling kritis di Purbalingga agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Mari terus tebar kebaikan! Semoga bantuan dari warga Desa Gandasuli menjadi berkah dan memotivasi wilayah lain untuk saling membantu.