TEGAL – Kecemasan mendalam kini menyelimuti warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Fenomena tanah bergerak yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan serius pada pemukiman penduduk. Struktur tanah yang labil membuat dinding rumah warga retak hingga lantai amblas, memaksa sejumlah keluarga mencari tempat perlindungan yang lebih aman.
Bencana geologi ini bukanlah yang pertama kali terjadi di wilayah perbukitan Jatinegara, namun kali ini dampaknya dirasakan kian meluas. Getaran perlahan namun pasti terus merusak pondasi bangunan permanen milik warga setempat.
Baca juga:
Jalan Serayu Larangan Mrebet Mencekam! Luapan Air Bawa Material Kerikil, Pengendara BertumbanganKronologi dan Dampak Kerusakan
Menurut laporan warga di lapangan, pergeseran tanah mulai terasa signifikan saat hujan lebat mengguyur wilayah Tegal bagian selatan sejak sore hingga malam hari. Suara retakan dinding kayu dan beton sempat terdengar, menandakan pergeseran tanah yang terus terjadi.
Data sementara menunjukkan puluhan rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Tidak hanya bangunan, akses jalan desa pun mulai nampak bergelombang dan muncul rekahan-rekahan besar yang membahayakan pengguna jalan.
"Kami tidak berani tidur di dalam rumah saat hujan turun. Lantai sudah miring dan retakan di tembok semakin lebar setiap jamnya," ujar salah satu warga terdampak.
Respon Cepat BPBD dan Relawan
Tim Reaksi Cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal bersama relawan dan aparat TNI/Polri telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan jiwa masyarakat.
Beberapa langkah darurat yang telah diambil meliputi:
Evakuasi Mandiri: Warga yang rumahnya masuk kategori zona merah diimbau mengungsi ke rumah kerabat atau posko pengungsian.
Pemetaan Area: Petugas melakukan pemetaan titik-titik rekahan tanah untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
Logistik: Penyaluran bantuan darurat berupa sembako dan perlengkapan tidur mulai didistribusikan ke titik kumpul pengungsi.
Baca juga:
Laga Semifinal Liga 4 Jateng Persak Kebumen vs PSIR Rembang Resmi Diundur, Cek Jadwal Terbarunya!Himbauan bagi Masyarakat
Mengingat prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan ekstrem masih akan terjadi di wilayah Jawa Tengah, masyarakat diminta untuk tetap waspada. Terutama bagi warga yang tinggal di kemiringan lahan atau area yang sudah menunjukkan tanda-tanda rekahan tanah.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan kajian geologi mendalam untuk menentukan apakah wilayah terdampak di Desa Padasari masih layak huni atau memerlukan langkah relokasi permanen guna menghindari jatuhnya korban jiwa di masa depan.