JAKARTA – Pemerintah memastikan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terhenti meski memasuki bulan suci Ramadan 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa skema penyaluran akan disesuaikan agar para siswa tetap mendapatkan hak nutrisinya tanpa mengganggu ibadah puasa.
Dalam kebijakan terbaru yang diumumkan di Jakarta, Menko Zulhas menyatakan bahwa paket makanan bergizi tersebut akan dibagikan menjelang waktu pulang sekolah untuk dibawa ke rumah masing-masing.
Baca juga:
Misi Strategis di Timur Tengah: Kanselir Merz Rangkul Arab Saudi dan Teluk demi Mitra Ekonomi BaruTransformasi Skema: Dari Kantin ke Rumah
Jika pada hari biasa program MBG disantap bersama di lingkungan sekolah pada jam istirahat, khusus selama bulan Ramadan, paket makanan akan dikemas secara khusus. Langkah ini diambil agar fungsi pemenuhan gizi kronis pada anak tetap terjaga di tengah perubahan pola makan saat berpuasa.
"Kita ingin memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan asupan protein dan nutrisi yang cukup. Jadi, saat Ramadan, MBG tetap dibagikan di sekolah, namun tidak dimakan di sana. Siswa membawanya pulang untuk dinikmati saat waktu berbuka puasa tiba," ujar Zulhas dalam keterangan resminya.
Baca juga:
Satu Komando! Erick Thohir Tegaskan Futsal Tak Lagi Berdiri Sendiri, Segera Integrasi Penuh ke PSSIMenjaga Kualitas dan Kesegaran Pangan
Tantangan utama dari skema "bawa pulang" ini adalah menjaga kualitas makanan agar tetap layak konsumsi saat waktu magrib tiba. Menko Zulhas menginstruksikan kepada seluruh unit pelaksana dan katering mitra pemerintah untuk memperhatikan standar pengemasan dan waktu penyajian.
Pemerintah juga memastikan menu yang disajikan selama Ramadan akan disesuaikan untuk mendukung kebugaran tubuh selama berpuasa, dengan komposisi karbohidrat kompleks, protein tinggi, serta buah-buahan.
"Packaging harus standar food grade dan jenis masakannya dipilih yang tidak mudah basi. Ini komitmen kita untuk menjaga kesehatan generasi masa depan," tambah Menko Zulhas.
Dukungan Ekonomi Lokal
Program MBG selama Ramadan ini juga dipastikan tetap melibatkan UMKM dan dapur komunitas di sekitar sekolah. Dengan demikian, roda ekonomi masyarakat lokal tetap berputar meski ada penyesuaian jam operasional.
Zulhas berharap kebijakan ini dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga selama bulan Ramadan, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi orang tua tentang pentingnya komposisi makanan bergizi seimbang untuk anak-anak mereka.
Detail Kebijakan MBG Selama Ramadan 2026
| Aspek | Penyesuaian Kebijakan |
| Waktu Pembagian | Menjelang jam pulang sekolah |
| Metode Konsumsi | Dibawa pulang (Take-away) |
| Target Konsumsi | Menu berbuka puasa |
| Jenis Menu | Protein tinggi & makanan tahan lama (tidak cepat basi) |
| Pelaksana | Kerjasama Sekolah, Komite, dan UMKM Lokal |