Geger Aksi Pengeroyokan di Depan Terminal Bawah Baturraden, Korban Alami Luka di Wajah

Geger Aksi Pengeroyokan di Depan Terminal Bawah Baturraden, Korban Alami Luka di Wajah

koranpos.my.id
Penulis: Lukman Yuli Prasetyo
Editor: Akim Amiruloh
Diterbitkan: 23 Februari 2026 , 03.49 WIB
Tangkapan layar rekaman video kejadian pengeroyokan oleh sejumlah orang di depan Terminal Bawah Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Foto: Tangkapan layar rekaman video kejadian pengeroyokan oleh sejumlah orang di depan Terminal Bawah Baturraden, Kabupaten Banyumas. (koranpos.my.id/dok cocote.njeplak)
BANYUMAS – Aksi kekerasan jalanan terjadi di wilayah wisata Baturraden pada Minggu dini hari (22/02/2026). Seorang warga dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tepat di depan Terminal Bawah Baturraden.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.50 WIB, bertepatan dengan waktu warga mulai bersiap untuk melaksanakan ibadah di masjid.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan warga di media sosial, kejadian bermula saat saksi mata yang hendak berangkat ke masjid melihat adanya aksi pengeroyokan di lokasi tersebut. Sejumlah orang tidak dikenal melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban.
Akibat serangan tersebut, korban dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius pada bagian wajah. Rekan korban segera membawa yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan visum sebagai bukti medis. Kasus ini rencananya akan segera dilaporkan secara resmi ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) terdekat guna pengusutan lebih lanjut.


Keresahan Warga di Bulan Ramadhan
Insiden ini memicu kekhawatiran masyarakat setempat, terutama mengingat kejadian berlangsung pada dini hari menjelang pagi di saat warga sedang fokus menjalankan ibadah puasa. Keamanan di sekitar Terminal Wisata Baturraden kini menjadi sorotan utama agar warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.

Himbauan Keamanan Lingkungan
Menyikapi insiden pengeroyokan tersebut, berikut adalah beberapa poin himbauan bagi masyarakat dan pihak terkait:
Tingkatkan Kewaspadaan Dini: Warga diimbau untuk tidak bepergian sendirian di area rawan pada jam-jam sepi (menjelang subuh), terutama di kawasan Terminal Baturraden yang menjadi lokasi kejadian.

Penguatan Siskamling: Diharapkan pihak keamanan desa dan tokoh masyarakat kembali mengintensifkan ronda malam atau Siskamling untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan.
Koordinasi dengan Pihak Berwajib: Jika melihat adanya kerumunan massa yang mencurigakan atau potensi keributan, segera hubungi layanan darurat kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sebelum terjadi kekerasan.

Dukungan Keamanan Wisata: Mengingat Baturraden adalah kawasan wisata, kehadiran patroli kepolisian secara berkala di malam hingga pagi hari sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

News

Health