PURBALINGGA – Kemenangan vital Persibangga Purbalingga atas Persitema Temanggung dengan skor 1-0 pada Minggu (25/1/2026) tak lepas dari peran krusial sang ujung tombak. Dalam laga yang berlangsung alot di Stadion Goentoer Darjono tersebut, pemain bernomor punggung andalan Laskar Jenderal Soedirman resmi dinobatkan sebagai Man of the Match.
Ketenangannya di depan gawang lawan pada pertengahan babak kedua menjadi pembeda dalam duel panas bertajuk laga 8 besar Liga 3 Jawa Tengah 2026 ini.
Sentuhan Magis di Menit Krusial
Sepanjang pertandingan, sang penyerang terus menerus merepotkan barisan pertahanan Persitema. Meski dijaga ketat oleh dua pemain bertahan lawan, ia berhasil menemukan celah di menit ke-53. Melalui umpan terobosan cerdik dari lini tengah, ia melakukan kontrol bola yang sempurna sebelum melepaskan tendangan placing ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan.
Gol tersebut tidak hanya meruntuhkan mental lawan, tetapi juga membakar semangat seluruh tim untuk mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Bukan Sekadar Pencetak Gol
Statistik pertandingan mencatat bahwa sang pemain tidak hanya berkontribusi lewat gol. Ia rajin turun ke bawah untuk membantu pertahanan dan menjadi tembok pantul bagi rekan-rekan sayapnya. Daya juang tinggi yang diperlihatkan di sepanjang pertandingan membuatnya layak menyandang gelar pemain terbaik dalam laga ini.
"Gelar ini untuk seluruh masyarakat Purbalingga dan rekan-rekan setim. Kemenangan ini adalah kerja keras kolektif. Kami belum selesai, masih ada Leg 2 di Temanggung yang harus kami menangkan," ujarnya dengan rendah hati saat ditemui usai pertandingan.
Harapan Besar di Leg Kedua
Kehadirannya di lini depan kembali diharapkan menjadi kunci bagi Persibangga saat bertandang ke markas Persitema nanti. Ketajaman sang striker akan diuji kembali untuk bisa mencetak gol tandang yang sangat berharga demi memastikan tiket semifinal Liga 3 Jateng tetap berada dalam genggaman.