JAKARTA – Industri waralaba (franchise) di Indonesia menunjukkan ketangguhan luar biasa memasuki tahun 2026. Berdasarkan data terbaru dari Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), sektor ini mencatat pertumbuhan sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh pergeseran gaya hidup masyarakat yang lebih menyukai produk lokal berkualitas dengan harga terjangkau.
Bagi investor pemula maupun pengusaha berpengalaman, memilih merek waralaba yang tepat adalah kunci kesuksesan. Tahun ini, dominasi bisnis makanan dan minuman (F&B) tetap tak tergoyahkan, namun muncul beberapa sektor baru yang mulai menunjukkan performa menjanjikan.
Dominasi Kuliner: Kopi Literan dan Snack Kekinian
Waralaba minuman masih menjadi primadona di tahun 2026. Namun, tren telah bergeser dari sekadar kopi susu gula aren ke konsep Kopi Sehat (Low-Sugar) dan Minuman Berbasis Teh Herbal.
Selain itu, bisnis camilan (snack) dengan model gerobakan modern yang menawarkan kemudahan akses di lokasi pemukiman menjadi target investasi yang diminati karena biaya operasional yang rendah namun memiliki frekuensi pembelian yang tinggi.
Bangkitnya Sektor Jasa Kesehatan dan Kebersihan
Menariknya, tahun 2026 menjadi tahun emas bagi waralaba di sektor jasa. Klinik Kecantikan Terjangkau dan Laundry Self-Service berbasis AI mulai menjamur di kota-kota besar hingga wilayah satelit.
"Masyarakat sekarang lebih menghargai efisiensi waktu. Waralaba yang menawarkan solusi cepat untuk kebutuhan sehari-hari, seperti jasa cuci sepatu atau perawatan kulit express, memiliki tingkat retensi pelanggan yang sangat tinggi," ungkap analis bisnis UMKM, Sutan Mahadewa.
Tips Memilih Franchise Agar Cepat Balik Modal (ROI)
1. Cek Rekam Jejak (Track Record): Pastikan pewaralaba memiliki minimal 5 gerai yang sudah berjalan stabil selama lebih dari 2 tahun.
2. Transparansi Biaya: Perhatikan biaya royalti (royalty fee) dan biaya pemasaran. Jangan sampai biaya ini memakan terlalu banyak margin keuntungan Anda.
3. Dukungan Pusat: Pilih manajemen yang memberikan pelatihan SDM dan dukungan pemasaran digital secara konsisten.