JAKARTA – Jagat media sosial tanah air tengah diguncang oleh kabar miring yang menyebutkan selebgram ternama, Lula Lahfah, meninggal dunia pada Sabtu (24/1/2026). Informasi ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun gosip yang menyebarkan tangkapan layar percakapan anonim dengan narasi penyebab kematian akibat overdosis.
Namun, berdasarkan penelusuran tim redaksi hingga detik ini, kabar tersebut masih bersifat spekulasi dan belum memiliki dasar hukum atau pernyataan medis yang valid.
Awal Mula Isu dan Reaksi Netizen
Isu ini mulai memanas ketika sebuah akun mengunggah narasi "Info Ordal" yang menyebutkan bahwa sang selebgram ditemukan tidak bernyawa di kamarnya. Sontak, kolom komentar di akun pribadi Lula Lahfah dibanjiri pertanyaan dari para penggemar yang mencari kebenaran.
Beberapa sahabat dekat sang selebgram belum memberikan pernyataan resmi, namun banyak pihak mengimbau agar netizen tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya guna menghormati privasi pihak yang bersangkutan.
Pentingnya Verifikasi Informasi
Dalam dunia digital yang serba cepat, penyebaran berita kematian artis atau tokoh publik sering kali menjadi alat untuk menarik trafik bagi akun-akun yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada media massa nasional yang kredibel atau pernyataan resmi dari manajemen artis terkait.
"Jangan mudah percaya pada tangkapan layar chat yang tidak jelas sumbernya. Kabar duka adalah informasi sensitif yang membutuhkan validasi dari keluarga atau pihak kepolisian," ujar pakar literasi digital dalam keterangannya terkait berita viral ini.
Kondisi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya menghubungi pihak manajemen Lula Lahfah untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak ikut menyebarkan narasi-narasi yang dapat dikategorikan sebagai pencemaran nama baik atau hoaks sesuai dengan regulasi UU ITE.