BANYUMAS – Hasil mengecewakan harus diterima oleh skuad Persibas Banyumas dalam laga leg pertama babak lanjutan kompetisi regional Jawa Tengah, Minggu (1/2/2026). Menghadapi tim tetangga, Persak Kebumen, Laskar Bawor dipaksa menyerah dan menelan kekalahan yang memberatkan langkah mereka.
Pertandingan yang diprediksi berjalan ketat sebagai "Derby Ngapak" ini memang menyajikan tensi tinggi sejak menit awal. Persibas sebenarnya tampil menekan dan berusaha menguasai lini tengah. Namun, disiplinnya barisan pertahanan Persak Kebumen membuat serangan demi serangan tuan rumah berhasil dipatahkan.
Malapetaka bagi Persibas datang ketika kelengahan di lini belakang berhasil dimanfaatkan oleh barisan penyerang Persak Kebumen untuk mencuri gol. Skor keunggulan untuk tim tamu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Beban Berat di Leg Kedua Kekalahan di leg pertama ini tentu menjadi "PR" besar bagi tim pelatih Persibas. Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Laskar Bawor wajib menang dengan selisih gol yang meyakinkan pada laga leg kedua yang akan digelar di kandang Persak Kebumen nanti.
"Kami akui hari ini kurang beruntung dan ada celah yang dimanfaatkan lawan. Kami harus segera bangkit dan membalas di leg kedua. Tidak ada kata menyerah," ujar perwakilan tim usai laga.
Para pendukung setia Persibas, Bombastik dan Knight Rebel, diharapkan tetap memberikan dukungan moril agar mental pemain kembali terangkat menjelang laga hidup mati pekan depan.
Kekalahan di leg pertama melawan Persak Kebumen bukanlah akhir dari segalanya bagi Persibas Banyumas. Meski langkah Laskar Bawor terasa berat, peluang untuk membalikkan keadaan (comeback) di leg kedua masih terbuka lebar.
Sepak bola bukan matematika pasti, namun hitung-hitungan agregat gol menjadi kunci nasib Persibas di kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim ini. Anak asuh pelatih Persibas dituntut tampil habis-habisan (all out) saat bertandang ke markas lawan nanti.
Apa yang Harus Dilakukan Persibas?
Mengingat sistem fase gugur (knockout) menggunakan format kandang-tandang (home-away), Persibas Banyumas harus mengejar ketertinggalan agregat gol. Berikut adalah analisis skenario yang bisa terjadi:
1. Menang dengan Selisih 2 Gol (Lolos Otomatis)
Ini adalah skenario paling aman namun terberat. Jika Persibas mampu menang dengan skor 2-0, 3-1, atau 4-2 di kandang Persak, maka Laskar Bawor akan unggul secara agregat dan otomatis lolos ke babak semifinal tanpa perlu adu penalti.
2. Menang Tipis 1 Gol (Adu Penalti)
Jika Persibas hanya mampu menang tipis (misalnya 1-0 atau 2-1), maka agregat gol akan menjadi imbang. Sesuai regulasi umum kompetisi, jika agregat imbang, pertandingan biasanya akan dilanjutkan ke babak tambahan atau langsung adu penalti untuk menentukan pemenang. Mental kiper dan para algojo penalti akan sangat diuji di sini.
3. Imbang atau Kalah (Gugur)
Jika pertandingan leg kedua berakhir seri (0-0, 1-1, dst) atau Persibas kembali menelan kekalahan, maka perjuangan Laskar Bawor dipastikan terhenti.
Tabel Ringkasan Skenario Lolos
Gunakan tabel ini agar pembaca lebih mudah memahami situasi tim kesayangannya:
| Hasil Leg 2 (Persibas) | Status Agregat | Nasib Tim |
|---|---|---|
| Menang selisih 2 gol (Misal: 2-0) | Unggul Agregat | LOLOS LANGSUNG |
| Menang selisih 1 gol (Misal: 1-0) | Agregat Imbang | ADU PENALTI |
| Seri / Imbang | Kalah Agregat | TERSINGKIR |
| Kalah | Kalah Agregat | TERSINGKIR |
Seruan untuk Bombastik
Dukungan doa dari masyarakat Banyumas kini menjadi satu-satunya energi tambahan bagi para pemain. Mari kita nantikan apakah Laskar Bawor mampu menciptakan keajaiban di Kebumen.
Baca Juga:
Jangan patah arang! Persibas Banyumas masih punya peluang lolos. Simak hitung-hitungan skenario dan syarat Laskar Bawor untuk membalikkan keadaan (comeback) di leg kedua.