Evaluasi Pelatih Imran Amirullah Usai Laga Sengit di Temanggung: Fokus Benahi Lini Depan!

Penulis : Lucky
Editor : Redaksi Koran Pos Indonesia
Duel sengit Persik Kendal vs Persibangga Purbalingga di babak 8 besar Liga 4 Jateng 2026
Koran Pos: Evaluasi Pelatih Persibangga Imran Amirullah usai laga sengit kontra Persitema. Fokus perbaikan lini depan dan pertahanan jelang perempat final Liga 4. (Sumber : Persibangga Purbalingga )
PURBALINGGA – Meski berhasil memastikan tiket ke babak perempat final Liga 4 Jawa Tengah 2026, pelatih Persibangga Purbalingga, Imran Amirullah, mengaku belum puas sepenuhnya dengan performa anak asuhnya. Hasil imbang di markas Persitema Temanggung pada leg kedua babak 16 besar menjadi catatan serius bagi tim kepelatihan.

Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, pelatih yang dikenal disiplin ini menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi Persik Kendal di fase berikutnya.

Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Utama
Menurut Imran, salah satu masalah menonjol dalam laga kontra Persitema adalah efektivitas serangan. Beberapa peluang emas yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol, yang seharusnya bisa membuat tim bermain lebih tenang.

"Secara hasil kita bersyukur bisa lolos, tapi secara permainan masih banyak pekerjaan rumah. Terutama finishing touch. Di babak perempat final lawan akan lebih berat, peluang sekecil apapun harus jadi gol," ujar Imran Amirullah.

Selain lini serang, koordinasi di lini tengah saat transisi dari menyerang ke bertahan juga menjadi bahan evaluasi. Ia menilai para pemain terkadang terlambat menutup ruang saat lawan melakukan serangan balik cepat.

Persiapan Khusus Lawan Persik Kendal
Menghadapi Persik Kendal di babak 8 besar, Imran mengisyaratkan akan ada perubahan strategi. Mengingat lawan memiliki kecepatan di sektor sayap, Persibangga dituntut untuk tampil lebih rapat dan disiplin.

"Kita akan manfaatkan waktu jeda singkat ini untuk pemulihan fisik pemain sekaligus mematangkan taktik khusus. Persik Kendal tim kuat, kita harus lebih siap mental dan strategi," pungkasnya.
Editor: Redaksi Koran Pos Indonesia
Lebih baru Lebih lama